Sabtu, 27 Mei 2017

Cegah Penularan Virus via Flashdisk ke Komputer dengan Cara Ini


Flashdisk termasuk media penyimpanan favorit banyak pengguna komputer atau laptop. Bukan hanya karena praktis, tetapi juga kapasitasnya pun sudah menyamai hard disk atau hard drive.

Namun tidak jarang, flashdisk menjadi sarana makan tuan. Alih-alih memberi manfaat, flashdisk justru malah bisa menularkan virus.

Serius? Ya, sangat serius! Bukankah menyebalkan, bila komputer atau laptop kita awalnya bersih dari virus, malware, dan sejenisnya, tiba-tiba tanpa kita sadari malah tertular akibat flashdisk.

Penyebabnya adalah fungsi autorun atau autoplay, ketika flashdisk tersemat ke USB port. Pada dasarnya fungsi ini secara default memang menyala. Maka itu, jelas sudah bahwa cara untuk mencegahnya adalah dengan mematikan fungsi autorun.

Lantas, bagaimana cara mematikannya? Simak rangkumannya berikut ini.

Mematikan fungsi ini bisa dengan dua pendekatan, yakni mengubah setelan di Windows dan menggunakan perangkat lunak pihak ketika. Pendekatan pertama memang lebih teknis, sehingga kali ini kami menyarankan pendekatan kedua.

Ada banyak perangkat lunak gratis yang menawarkan fitur mematikan fungsi autorun. Salah satunya adalah Portable Windows Autorun Disable.

Dari namanya bisa ditebak bahwa perangkat lunak ini bisa dioperasikan tanpa proses instalasi alias portabel. Versi terbaru perangkat ini, 3.0, sudah mendukung Windows 10.


Mematikan Autorun


1. Unduh dan jalankan "Windows Autorun Disable"

2. Klik "All Drives" untuk mematikan Autorun di semua drive

3. Atau klik "Selected Drives" dan pilih "Drive Types" untuk mematikan autorun di drive tertentu. Kamu setidaknya harus memilih satu drive

4. Klik level pengguna, apakah Current User atau All users untuk menerapkan perubahan setelan ini

5. Terakhir, klik "Disable Autorun" dan restart komputer atau laptop


Menyalakan Kembali Autorun


1. Klik "Selected Drives" dan hapus semua centang pada Drive Types

2. Klik level pengguna, apakah "Current User" atau "All users" untuk menerapkan perubahan setelan ini

3. Klik "Disable Autorun" untuk menyalakannya kembali, lalu restart komputer atau laptop kamu

ASUS Transformer Mini Signature Edition Yang Ultra Portabel Dengan Harga Bersahaja

Edisi Signature 2-in-1 dari ASUS ini boleh dibilang sebagai salah satu perangkat yang layak untuk dijadikan acuan pilihan yang baik bagi siapapun yang selalu menekankan mobilitas yang tinggi.

Ya inilah perangkat 2-in-1 ASUS Transformer Mini T102HA-C4-GR Signature Edition yang hadir dengan harga relatif bersahaja yang membuatnya ideal untuk dimiliki oleh kalangan pelajar dan pengajar/dosen atau staf di Universitas dan perguruan tinggi. Harga pasarannya sendiri adalah 249 USD atau sekitar 3,3 jutaan rupiah per unitnya.

Transformer Mini besutan Asus ini dapat berfungsi sebagai tablet ataupun laptop dalam satu perangkat. Desainnya yang sangat tipis dan sangat ringan (0.81 kg) membuatnya sangat portabel dan dapat dibawa kemanapun sehingga ideal digunakan bagi siapapun yang mobile. Saat difungsikan sebagai sebuah tablet, Asus mempermudah pengoperasiannya dengan ketersediaan keyboard dan pena yang turut disertakan.

Dukungan built-in stand (penopang) pada bagian belakang perangkat 2-in-1 mini ini menyediakan gerakan High-angle Smart Engsel 170° bagi penggunanya. Berkat keberadaan fitur ini memungkinkan penggunanya dapat mengoperasikan perangkat dalam posisi berdiri tegak, flat atau diantaranya.

Didasarkan dengan sistem pengoperasian Window 10 terbaiknya yaitu versi Home 64-bit, nikmati startups yang cepat dan mudah membuka dan login dengan Instant ID scanning. Windows Hello yang ada memungkinkan pengguna dapat masuk hanya dengan sentuhan jarinya.

Sebagai salah satu Signature Edition, menandakan kalau perangkat 2-in-1 ini tidak memiliki junkware atau trialware pihak ke-3. Tak hanya itu saja, termasuk juga telah dipersenjatai dengan perangkat lunak keamanan kelas dunia sebagai perlindungan tambahannya.

Di sisi juru gedor performanya, ASUS Transformer Mini Signature Edition ini mengandalkan kekuatan processor Intel Atom x5-Z8350 yang dikolaborasikan bersama RAM berkapasitas 4GB. Selain dibekali panel layar sentuh LED-backlit  10,1 inci dengan dukungan resolusi 1280 x 800 piksel dan 10-finger multi-touch, PC 2-in-1 ini juga telah memiliki dukungan 64GB eMMC yang cepat untuk memberi penggunanya komputasi yang halus dan cepat yang ideal menangani multitasking.

Daya tahan baterai Transformer Mini cukup baik untuk menghidupkannya sepanjang hari. Baterai polimer 2-sel Mini yang ada kabarnya sanggup menyediakan daya tahan pengoperasian hingga 11 jam lamanya dengan sekali pengisian.